Google+

This Is Me.

Welcome to me

Wajah-Wajah

wajah-wajah seperti buah.
bertumpu pada tangkai bertopang pada batang.

memulai dengan indah wangi bunga kecil mekar lalu kekar.

bertambah pada setiap bagian dalam dan luar.
menyusun guna bagi diri dan sekitar.

besarlah lalu bertambah besar.

menuju rinci bentuk membedakan antara setiap wajah.

hingga pada batas besarnya tak ada lagi kata lalu,
kecuali untuk mulai membusuk dan jatuh,
atau lebih dahulu menjadi buruan bagi y lain.

semua jalan tak ada beda.
memberi manfaat bagi sesama.

memberi kehidupan bagi jenis y lain atau meneruskan kehidupan bagi jenis diri.

kecuali sebagian y membusuk sia2.
y sudah jelas takdirnya.
namun itulah jalannya y terbaik tersirat manfaat bagi tumpukan besar makhluk kecil di bawahnya.

semua jalan tertakdir,
semua arah tertaksir.
semua wajah terukir.

pada kitab langit y terjaga di tangan-Nya.

Abi, dalam diam kau simpan perih itu.
dalam hembusan nafas kau labuh jerih itu.
hingga aku buta tuk rasakan dirimu, jerihmu, perihmu.

namun dalam takdir, siapakah hamba untuk menolak?

dan hari ini puncak kebencianmu menguji.
puncak ketakutanmu mencoba untuk meremas seluruh keperkasaan y kau miliki.

Abi, selamat melalui hari menakutkan ini.
tak kuharap selain kau kembali dalam berkah,
kesembuhan, kebahagiaan.
dan aku selalu tak sempurna bagi bahagiamu.
namun aku rela.
rela atas nama Tuhan tanpa mengelak permohonan y terbaik dari setiap pilihan.

#

2 komentar: